Kota Batu — Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Universitas Nahdlatul Ulama Blitar turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Perkumpulan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PPIAUD) Indonesia yang diselenggarakan pada tanggal 29 Maret hingga 1 Mei 2026 di Amartha Hills, Kota Batu, Jawa Timur.
Kegiatan nasional ini diikuti oleh 148 peserta yang terdiri dari Ketua Program Studi dan Sekretaris dari 88 perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Kehadiran para pimpinan program studi ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat kolaborasi, berbagi praktik baik, serta merumuskan arah pengembangan pendidikan anak usia dini berbasis keislaman di Indonesia.
Kepala Program Studi PIAUD UNU Blitar terlibat secara aktif dalam berbagai rangkaian kegiatan, khususnya dalam membangun jejaring akademik dan kelembagaan antar perguruan tinggi. Partisipasi ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas program studi melalui sinergi dan kolaborasi lintas institusi.
Rangkaian kegiatan RAT PPIAUD Indonesia tahun ini diisi dengan berbagai agenda strategis yang mendukung penguatan kapasitas akademik dan organisasi. Kegiatan diawali dengan Visiting Lecture yang menghadirkan narasumber ahli, dilanjutkan dengan Studium General yang membahas isu-isu kontemporer dalam pendidikan anak usia dini. Selain itu, diselenggarakan pula International Conference sebagai wadah diseminasi hasil penelitian dan inovasi di bidang PIAUD.
Agenda penting lainnya adalah penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) dari Pengurus Pusat dan Pengurus Wilayah sebagai bentuk transparansi dan evaluasi kinerja organisasi. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan pemilihan Ketua Umum PPIAUD Indonesia yang baru untuk periode selanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kaprodi PIAUD UNU Blitar menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki arti penting, baik secara kelembagaan maupun akademik. Menurutnya, RAT PPIAUD Indonesia bukan sekadar forum laporan dan pemilihan kepengurusan, tetapi juga menjadi ruang bersama untuk mengonsolidasikan arah pengembangan keilmuan PIAUD di Indonesia.
“Kegiatan ini sangat penting dan berdampak karena memperkuat jejaring keilmuan serta memberikan kajian kritis kepada para pemangku kepentingan. Forum seperti ini menjadi ruang bersama untuk saling belajar, berbagi pengalaman, dan menyusun langkah strategis bagi pengembangan PIAUD ke depan,” ujarnya.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, PIAUD UNU Blitar menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan, memperluas jaringan kerja sama, serta berkontribusi aktif dalam pengembangan pendidikan anak usia dini di tingkat nasional maupun internasional.
Diharapkan, hasil dari kegiatan ini dapat diimplementasikan dalam penguatan kurikulum, peningkatan kompetensi dosen, serta inovasi pembelajaran di lingkungan PIAUD UNU Blitar.







Tinggalkan komentar